Posted in 3 stars, books, buku, cute, hundred oaks, kontemporer, light reading, miranda kenneally, novel, racing savannah, resensi, review, romance, young adult

Review : Racing Savannah (Hundred Oaks #4) by Miranda Kenneally

18639165

“Love is so simple, but so complicated sometimes.”

Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301

Sebenarnya agak jauh juga jarak baca dari buku 1-3 seri Hundred Oaks ke buku 4nya ini, 2-3 bulan ada lah yaa. Untungnya karakter dari tiap buku memang beda-beda dan ga terlalu berhubungan jadi ga harus nginget-nginget karakter lama yang pernah muncul :p

Cerita singkatnya Savannah yang baru pindah ke Cedar Hill, sebuah peternakan yang cukup gede di Tennessee miliki keluarga Goodwin yang cukup tajir. Savannah pindah bersama ayahnya, Danny Barrow yang berkerja sebagai pengurus kuda head groom bagi kuda-kuda super mahal buat dilombakan punya keluarga Goodwin dan pacar ayahnya yang sedang hamil, Cindy. Si anak pemiliki Cedar Hill ini, Jack Goodwin yang seumuran dengan Savannah belajar buat ngatur segala hal tetek bengek tentang peternakannya sehingga otomatis jadi boss Savannah juga yang berusaha bekerja sebagai excercise rider. Nah dengan keras baik keluarga Jack maupun keluarga Savannah ngelarang mereka berdua buat dekat. Tapi yang namanya remaja, mereka berdua yang sejak awal ketemu udah saling lirik ya mau gimana lagi ujung-ujungnya juga mereka bakal ‘hang out’ berdua daan sisanya bisa kalian tebak sendiri :p

Jujur, aku lebih suka Racing Savannah dibanding 3 buku sebelumnya dari seri Hundred Oaks ini. Chemistry tiap karakternya itu lebih dapet dan ga terlalu flat tapi dibanding buku-buku YA kontemporer lain seri ini termasuk plain sih :/

Yang cukup aku suka selain dari covernya yang imut :3 yaitu kedekatan Savannah dengan para kuda yang ada di Cedar Hill khususnya si Tenneessee Star. Malah aku rasa chemistry Savannah sama Star lebih bagus ketimbang sama Jack, sorry Jack :/ Selain itu bagian ketika ada pernikahan Will, kakak dari Rory temannya Savannah dengan Jordan yang merupakan tokoh utama dari buku pertama seri Hundred Oaks juga benar-benar aku suka :3

Advertisements
Posted in 5 stars, books, buku, Claire LaZebnik, cute, funny, kontemporer, light reading, love triangle, novel, resensi, review, romance, The Trouble with Flirting, young adult

Reviewhe Trouble with Flirting by Claire LaZebnik

15819621

Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301

5 FABULOUS STAR

Okay jadi sudah ada 4 buku karya Calire LaZebnik dan ini merupakan bukunya yang paling kusuka. Seperti buku Claire LaZebnik yang lain, The Trouble With Flirting masih bercerita tentang cinta remaja yang manis dan imut.

Cerita singkatnya, Franny Pearson seorang cewe remaja Phoenix dengan orangtua yang sudah bercerai dan hidup apa adanya alias bukan cewe tajir harus bekerja selama musim panas di sebuah project teater di Mansfield Theater Program. Franny bekerja sebagai asisten aunty nya yaitu penjahit kostum-kostum teater. Di Mansfield itu nanti Franny akhirnya kumpul dengan teman SMP nya dulu Julia dan kakaknya Alex Braverman. Alex Braverman ini merupakan crush masa kecil Franny dan sampai saat itu Franny juga masih suka sama Alex. Selain itu Franny juga bertemu dengan anak-anak lain seperti Vanessa, Isabella, Marie, dan Harry. Nahhhh si Harry Cartwright ini cowo keren, stylish, dan tukang flirt 😉 Franny kira Harry Cuma main-main ngedeketinnya karena memang sifat Haary tukang flirt ke hampir setiap orang tapi ….. well sebenarnya Harry juga suka ke Franny. Sooooo who’ll Franny choose? Alex, her first crush or Harry the handsome notorious flirt? 😉

Just like I said before on my review for Caught by Erika Ashby, I have this love-hate relationship with love triangle. Ang the kind of love triangle in this book is the one that I love. Nah jadi love triangle di buku ini itu ga terlalu kebaca. Kemungkinan Franny buat pilih Alex atau Harry itu 50 : 50. Nah itu kan bikin penasaran yang baca 😀

Selain karena love triangle nya, aku kasih buku ini 5 bintang juga karena ada Harry Cartwright. Harry *sigh* jujur di awal buku sempet biasa juga dan lebih suka Alex tapi lambat laun Harry dengan sifat dn tingkah lakunya yang emang funny bisa bikin Franny dan aku sebagai pembaca jatuh cinta sama dia xD ;p

 

Posted in 3 stars, books, buku, cute, dystopia, kiera cass, light reading, novel, resensi, review, romance, the crown, the selection, young adult

Review : The Crown (The Selection #5) by Kiera Cass

26072578

“You have to embrace the idea of imperfection, even in the thing that is most perfect for you.”

Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301

Format : ebook

Terbit : 3 Mei 2016

ISBN : 0062392190

Hanya 3  bintang, sebenanya buku ini bisa aku beri rating 4 bintang, hanya saja penilaianku agak sedikit bias karena aku Team Kile.

Cover seri The Selection memang selalu eye catching termasuk The Crown ini. Cuma sejujurnya cover buku sebelumnya yaitu The Heir adalah cover paling bagus diantara semua seri.

Untuk segi cerita sampai ke plot semuanya fine dan aku cukup suka sih. Plotnya termasuk cepat buat seleraku dan isi ceritanya memang berkembang dari buku sebelumnya.

Karakter Eadlyn Schreave sendiri sebenarnya aku cukup suka. She’s the real queen. Di buku ini Eadlyn terlihat lebih kuat dan lebih pintar. Sejak Raja Maxon sibuk mengurusi Ratu America yang sakit, Eadlyn mulai menggantikan tugas ayahnya sebagai raja. Selain itu kepergian adik kembarnya Ahren ke Perancis juga merupakan salah satu pukulan bagi Eadlyn tapi dia tetap tegar dan menjalankan tugasnya. Kalau saja dia lebih memilih Kile dibanding Erik, Eadlyn bakal jadi salah satu heroine favoritku. Tapi … tapi, kenapa dia harus pilih Erik? KENAPA? Kasian kan Kile, padahal dia rela kalau dia harus tinggal di istana demi Eadlyn dan membuang mimpinya buat jadi arsitektur terkenal yang membangun berbagai jenis bangunan. KENAPA EADLYN? KENAPA? My poor baby Kile L

Posted in 5 stars, books, buku, cute, funny, kontemporer, leah rae miller, light reading, nerd, resensi, review, romance, romancing the nerd, Uncategorized, young adult

Review : Romancing the Nerd (Nerd#2) by Leah Rae Miller

25819437

“Don’t discount romance novels.”

Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301Rainbow-Stars-doodle-polyvore-clippingg-E2-99-A5-16192820-300-301

Format : ebook

Terbit : 5 April 2016

ISBN : 1633752267

Salah satu buku dengan tema ‘nerd’ yang menurut pendapatku sempurna dan pantas dapat rating 5 bintang. Meskipun saya cuma kasih 3 bintang untuk buku pertama dari seri Nerd karya Leah Rae Miller, The Summer I Became a Nerd tapi di buku keduanya yaitu Romancing The Nerd ini jauh lebih bagus dan lebih manis dibanding buku pertamanya 😉

Cerita singkatnya, Zelda Potts dan Daniel Garrett 2 remaja nerd dari Natchitoches (ribet juga ya nama kotanya -_-) yang sejak kecil akrab banget dan merupakan sahabat karib, tapi semuanya berubah semenjak Dan tumbuh dan jadi jago main basket. Semenjak itu Dan menjadi salah satu anak populer dan akhir kata setelah banyak salah paham juga Zelda jadi benci sama Dan. Mereka jadi musuhan sampai tiba waktu ketika Zelda punya ide untuk balas dendam dengan membuat unknown account dan mulai chat dengan Dan dengan tujuan mendekati Dan lalu setelah Dan cukup percaya Zelda akan mencari rahasia dari Dan dan menyebarkannya. A little bit evil I might say 😉

Okay, pertama mari kita bahas covernya. Dammit! I mean seriously, it has a beautiful cover. Dari covernya sendiri udah kegambar sosok Zelda Potts seorang remaja nerd dengan sense fashionnya yang simple tapi cakep dan rambut merahnya juga terlihat. Kalau kata aku sih covernya benar-benar screaming NERD banget 😉

Kedua, bagi para remaja cewe nerd di luar sana pasti bakal jatuh cinta sama karakter Daniel Jordan Garrett, a high level of nerd who actually good at playing basket too. Dia orang yang romantis karena sengaja menyiapkan grand gesture untuk Zelda dan Dan juga bukan orang keras kepala karena dia berani berubah misalnya untuk stand up terhadap ayahnya karena ayahnya itu terlalu mengekang Dan.

Dad, I love you, but

Ketiga, maaf tapi untuk karakter Zelda menurut pendapatku merupakan karakter remaja cewe biasa yang kebetulan dia nerd. Nothing special about her -.- but what I liked about her is that at the end of the book she finally realized that not all the popular people are jerks or assholes. Some popular people also nice when you really talk and learn to know them. So the point is not to judge people by its cover and in this case by its popularity. I don’t know why I suddenly write in English ._.

Kembali dengan bahasa Indonesia, secara umum buku ini simple, light reading, funny, dan yang paling penting itu sweet. Simple dengan maksud karena settingan tempat yaitu high school dengan main character yang masih duduk di bangku senior jadi pusat masalah di sini ringan dengan konflik yang ringan juga, yaa biasa drama high school lah ya. Light reading karena dengan konflik ringan dan hanya butuh waktu beberapa jam bagi saya untuk menyelesaikan buku ini. Buku ini berisi remaja-remaja nerd karena selain dari main character nya Zelda yang nerd orang-orang sekelilingnya seperti sahabatnya Logan dan Maddie (Cerita mereka ada di buku pertama, The Summer I Became a Nerd) juga merupakan para nerd sehingga banyak quotes nerd dan tingkah laku nerd yang memang cukup lucu. Selain itu karakter Maddie yang sejak awal pengen Zelda dan Dan pacaran sering sengaja bawa pop corn ketika Zelda dan Dan ada di posisi romantis dan sweet.

So it’s a bit of a shock when

Last but not least,  obrolan antara Dan dan Vera, adik Logan yang berumur 9 tahun juga cukup lucu.

I stare at her, waiting